RSU Nirwana Panduan NirwanaHRIS

Cuti

Mengajukan cuti, alur persetujuan berjenjang, surat cuti ber-QR.

Karyawan Kepala Unit HRD Direktur

Memahami Jatah Cuti

↑ Bagian atas
Karyawan

Aplikasi memakai istilah Jatah untuk sisa hak cuti tahunan Anda. Jatah tampil di kartu Beranda dan di halaman Operasional → Cuti.

  • Jatah dasar 12 hari per periode, ditambah atau dikurangi penyesuaian dari HRD bila ada.
  • Jatah baru terbit setelah masa kerja Anda genap 1 tahun. Sebelum itu, cuti tahunan belum bisa diajukan — tetapi jenis cuti lain seperti sakit, melahirkan, dan izin tetap bisa.
  • Periode jatah mengikuti siklus kontrak Anda, bukan tanggal 1 Januari.
  • Pengajuan yang masih berjalan sudah menahan jatah walau belum disetujui — supaya Anda tidak mengajukan melebihi hak dua kali.
Halaman Cuti: ① sisa jatah, beserta rincian jatah, terpakai, dan yang masih berjalan
Halaman Cuti: ① sisa jatah, beserta rincian jatah, terpakai, dan yang masih berjalan

Mengajukan Cuti

↑ Bagian atas
Karyawan
  1. Buka Operasional → Cuti, tekan tombol ajukan.
  2. Pilih jenis cuti. Daftar yang muncul sudah disaring sesuai hak Anda.
  3. Isi tanggal mulai dan tanggal selesai.
  4. Isi jumlah hari yang benar-benar diambil. Boleh lebih kecil dari rentang tanggal — misalnya rentang 5 hari tetapi hanya 3 hari yang dihitung cuti — tetapi tidak boleh lebih besar.
  5. Tulis alasan.
  6. Unggah lampiran bila diperlukan: JPG, PNG, WEBP, atau PDF, maksimal 5 MB.
  7. Bila unit Anda memakai sistem pengganti, pilih rekan yang akan menggantikan shift Anda.
  8. Kirim.

Pengajuan yang akan ditolak sistem

“Tanggal selesai tidak boleh sebelum tanggal mulai.”
“Jumlah hari melebihi rentang tanggal (… hari).”

Kecilkan jumlah hari, atau lebarkan rentang tanggalnya.

“Cuti tahunan maksimal 6 hari per pengajuan.”

Batas per satu kali pengajuan. Untuk cuti lebih panjang, ajukan bertahap.

“Melebihi saldo cuti tahunan (sisa … hari).”

Sisa jatah tidak cukup. Angka yang disebut sudah memperhitungkan pengajuan Anda yang masih berjalan.

“Tanggal mulai tidak boleh di masa lampau untuk jenis ini.”

Sebagian jenis cuti boleh diajukan mundur (misalnya sakit), sebagian tidak.

“Lampiran wajib untuk jenis cuti ini.”

Misalnya surat keterangan dokter untuk cuti sakit.

Form pengajuan: ① tanggal mulai, ② jumlah hari yang benar-benar diambil, ③ alasan
Form pengajuan: ① tanggal mulai, ② jumlah hari yang benar-benar diambil, ③ alasan

Memantau Status Pengajuan

↑ Bagian atas
Karyawan
StatusArtinya
DiajukanBaru dikirim, belum ada yang menindak.
DiprosesSudah disetujui sebagian penyetuju, masih menunggu tahap berikutnya.
DisetujuiSeluruh tahap selesai. Jatah dipotong dan surat cuti bisa dicetak.
DitolakDitolak di salah satu tahap. Alasannya tertulis di detail pengajuan.
DibatalkanDibatalkan oleh Anda sebelum selesai, atau oleh HRD setelah disetujui.

Buka satu pengajuan untuk melihat riwayat tiap tahap: siapa penyetujunya, kapan, dan catatannya. Perubahan status juga masuk ke Notifikasi dan Riwayat Anda.

Detail pengajuan: ① status berjalan, di bawahnya riwayat tiap tahap penyetuju
Detail pengajuan: ① status berjalan, di bawahnya riwayat tiap tahap penyetuju

Siapa yang Menyetujui

↑ Bagian atas

Rantai penyetuju disusun otomatis dari struktur organisasi saat pengajuan dikirim — tidak dipilih manual oleh pemohon.

  • Karyawan staf — naik dari atasan langsung ke atas: koordinator, lalu kepala bidang/bagian, lalu HRD sebagai tahap terakhir.
  • Kepala bidang/bagian ke atas — langsung ke HRD, tanpa melewati jenjang di bawahnya.
  • Pemegang role HRD sendiri — pengajuannya hanya ke Direktur.

Tahapnya berurutan: tahap berikutnya baru bisa bertindak setelah tahap sebelumnya menyetujui.

Menyetujui atau Menolak

↑ Bagian atas
Kepala Unit HRD Direktur
  1. Buka Operasional → Persetujuan Cuti. Menu ini hanya muncul bila Anda punya bawahan, atau memegang role HRD.
  2. Daftar berisi pengajuan yang menunggu giliran Anda. Pengajuan yang masih di tahap orang lain belum akan muncul.
  3. Buka satu pengajuan: periksa jenis, tanggal, jumlah hari, alasan, lampiran, dan usulan penggantinya.
  4. Tekan setuju, atau tolak. Penolakan wajib disertai catatan — itu yang dibaca pemohon.

Pesan yang mungkin muncul:

  • Tahap ini bukan tahap aktif. — tahap sebelumnya belum menyetujui.
  • Anda bukan approver tahap ini. — giliran itu milik orang lain.
  • Jatah tak cukup: sisa … hari, diminta … hari. — jatah pemohon berubah sejak pengajuan dibuat; diperiksa ulang di tahap akhir.
Setelah menekan Tinjau: ① tombol Setujui, ② tombol Tolak yang wajib disertai catatan
Setelah menekan Tinjau: ① tombol Setujui, ② tombol Tolak yang wajib disertai catatan

Surat Cuti & QR Verifikasi

↑ Bagian atas

Cuti yang sudah disetujui bisa dicetak sebagai surat cuti dari halaman detail pengajuan.

Surat memuat kode QR sebagai pengganti tanda tangan basah. Memindainya membuka halaman verifikasi yang menampilkan data asli dari sistem, sehingga penerima surat bisa memastikan suratnya benar dan belum diubah. Halaman verifikasi bisa dibuka tanpa login, tetapi tautannya bertanda tangan digital — QR palsu tidak akan terbuka.

Surat keterangan cuti — tiap pihak yang menyetujui punya kode QR-nya sendiri
Surat keterangan cuti — tiap pihak yang menyetujui punya kode QR-nya sendiri
Catatan
Tiap pihak yang menyetujui punya QR-nya sendiri. Jadi satu surat bisa memuat beberapa QR sekaligus, masing-masing mewakili satu tanda tangan.
← Kembali ke Daftar Isi
← Laporan Absensi Pengganti Jadwal →