Disiplin & Surat Peringatan
Mengusulkan sanksi, rantai persetujuan, surat SP ber-QR, dan sanksi milik sendiri.
Modul disiplin menangani teguran dan surat peringatan. Alurnya: seseorang mengusulkan, beberapa pihak menyetujui berurutan, dan tahap terakhir — Direktur — menerbitkan. Tidak ada yang bisa menerbitkan sanksi sendirian, kecuali Direktur.
Melihat Sanksi Milik Sendiri
↑ Bagian atasMenu Operasional → Sanksi Saya memperlihatkan sanksi atas nama Anda sendiri beserta tingkat, uraian, tanggal kejadian, dan masa berlakunya. Sanksi orang lain tidak terlihat.
Sanksi disebut aktif selama sudah diterbitkan, belum dicabut, dan masa berlakunya belum lewat. Sanksi aktif juga muncul sebagai kartu di Beranda.
Mengusulkan Sanksi
↑ Bagian atasMenu Operasional → Disiplin hanya muncul bila Anda punya bawahan, atau memegang jabatan pengawas. Direktur tidak memakai jalur ini.
- Cari dan pilih karyawan yang diusulkan.
- Pilih tingkat sanksi. Sistem sudah menyarankan satu tingkat, tetapi boleh Anda ubah.
- Isi tanggal kejadian.
- Tulis uraian pelanggaran sejelas mungkin — teks ini akan tercetak di surat.
- Kirim. Muncul pesan Usulan sanksi terkirim.
Penolakan yang mungkin muncul:
- Karyawan di luar jangkauan usulan Anda. — orang itu bukan bawahan Anda, sedangkan jabatan Anda bukan jabatan pengawas.
- Belum ada pemegang peran HRD/Direktur, usulan tak punya penyetuju. Hubungi Admin Sistem. — usulan tak bisa dikirim karena rantai persetujuannya belum lengkap. Hubungi Admin Sistem.
Jabatan Pengawas (SPI) — Usulan Lintas Unit
↑ Bagian atasSebagian jabatan — misalnya SPI — bertugas mengawasi seluruh rumah sakit, bukan memimpin anak buah. Jabatan seperti ini diberi tanda pengawas sehingga boleh mengusulkan sanksi untuk karyawan mana pun, walau unitnya tidak punya anggota.
Ada dua rute, dipilih saat jabatan itu diatur:
| Rute | Artinya |
|---|---|
| Pengawas — usulan langsung ke HRD | Usulan langsung ke HRD lalu Direktur, melewati koordinator dan kepala bidang unit karyawan yang diusulkan. Pola untuk SPI. |
| Pengawas — usulan lewat atasan karyawan terkait | Usulan masuk dari garis komando karyawan yang diusulkan, naik sampai kepala bidang, baru ke HRD dan Direktur. Pola untuk supervisor. |
Pemegang jabatan pengawas merekomendasikan, bukan memutuskan: mereka tidak mendapat wewenang menyetujui sanksi maupun cuti.
Rantai Persetujuan
↑ Bagian atasRantai disusun otomatis, dan selalu berakhir di Direktur.
- Pengusul di bawah kepala bidang — naik lewat atasannya sampai kepala bidang, lalu HRD, lalu Direktur.
- Pengusul setingkat kepala bidang ke atas — langsung HRD, lalu Direktur.
- Pengusul memegang role HRD — langsung ke Direktur.
- Direktur — sanksinya terbit langsung tanpa penyetuju lain.
- Jabatan pengawas — mengikuti rute yang dipilih, seperti dijelaskan di atas.
Bila pengusul kebetulan juga atasan orang yang diusulkan, dia dilewati dari rantai — tidak boleh menyetujui usulannya sendiri.
Menyetujui dilakukan di menu Operasional → Persetujuan Sanksi, hanya saat giliran Anda. Statusnya berjalan: Diajukan → Diproses → Diterbitkan, atau berhenti sebagai Ditolak.
Surat SP & QR Verifikasi
↑ Bagian atasSanksi yang sudah diterbitkan bisa dicetak sebagai surat dua halaman. Suratnya memuat kode QR untuk tiap pihak yang menandatangani — penerbit, pengusul, dan kepala bidang.
Memindai QR membuka halaman verifikasi yang menampilkan data asli dari sistem. Halaman itu bisa dibuka tanpa login, tetapi tautannya bertanda tangan digital sehingga QR palsu tidak akan terbuka.